Showing posts with label Virgin Coconut Oil. Show all posts
Showing posts with label Virgin Coconut Oil. Show all posts

Monday, 11 October 2010

Pengalaman pribadi : Kolesterol tinggi yang menghantui saya, sembuh dengan VCO

Kolesterol saya ketahuan tinggi itu ditahun 93 dari hasil Lab RS Medistra Jakarta, 230 an mg/dl darah, dan naik terus mencapai 400 an ditahun 2000. Kondisi badan sangat tidak nyaman karena badan serasa oleng, kaki kesemutan, dan sering hilang sensor saya atas kaki, jadi kaki mati rasa, kalau jalan tiba-tiba bisa tersandung jalan. Makan sedikit saja, badan tidak enak. Lebih enakan kalau tidak makan, atau makan yang enak menurut saya adalah ketela rebus, pisang, buah2an, timun. Itu sebelum saya konsumsi VCO.

Tahun 2004 LSM*) tempat saya gabung, bergerak di pemberdayaan petani kelapa, mencoba VCO ini, dan saya kelinci percobaannya. Waktu itu, stugna atas VCI ini adalah minyak jenuh jahat pemicu kolesterol, jadi ragu antara minum dan tidak minum, tidak rutin minum. Ternyata semakin hari, keluhan kolesterol saya semakin berkurang, yang dulunya saya selalu minum 20 mg lipitor 1x atau 2x sehari, lama-kelamaan bisa saya tinggalkan. Bahkan yang namanya makan daging kambing, makanan yang paling saya takuti, sekarang tidak lagi. Oleng dan kesemutan sudah lama tidak saya derita lagi sejak 2005.

Bahkan ternyata, tidak berhenti disini saja .... ambeien saya suatu penyakit yang memalukan, malu kalau ketahuan istri klosetnya menjadi berwarna merah, karena darah mengucur. Berdiri dan dudukpun serba susah. Ternyata ikut sembuh.

Lanjut, ada beberapa benjolan2 di tubuh saya, juga ada beberapa kutilpun ikut raib. Flex2 pigmentasi di wajah dan leher, seperti jerawat hitam2, itupun ikut hilang.

Ternyata si kelinci2 percobaan ini tidak hanya saya saja, yang kena kencing manis ikut sembuh, sulit kencing anyang2an prostatnya bengkak ikut sembuh, asma juga, menstruasi sakit jadi tidak sakit lagi, dll. dll.

Demikian semoga bermanfaat.

Salam
Djoko H.

*) LSM nya namanya Repindo / Pusat Pengembangan Kelapa Terpadu / Coconut Center Indonesia yang beralamatkan di Jl. Nitikan No. 9 Jogja ... kemudian dikenal dengan bapak cikal bakal VCO di Indonesia

Saturday, 2 October 2010

Diet dengan Virgin Coconut Oil

Pabila anda :
sudah lebih dari 40 tahun,
mengidap hipertensi,
kolesterol tinggi,
diabetes,
penyakit jantung
maka bacalah ini,
janji
saat ini adalah
saat paling menentukan dalam hidup anda selanjutnya

Diet paling sehat

Temukanlah rahasia dibalik makanan super yang tidak mahal ini yang mencegah serangan jantung, stroke, pengerasan arteri, memperbaiki pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh dan bahkan dapat menurunkan berat badan tanpa side effect (efek samping)


Meningkatkan dan merevitalisasi keseluruhan kesehatan Anda dengan 100 % makanan alami dimana dokter andapun tidak akan pernah menduganya .
Sudah ada di warisan nenek moyang kita

Mencegah dan Stop serangan jantung dan penyakit jantung
Mencegah stroke
Mencegah pengerasan pembuluh darah arteri
Mengontrol gula darah
Mengendalikan berat badan
Mencegah osteoporosis
Meningkatkan daya tahan tubuh
Memperbaiki metabolisme
Mencegah penuaan
Menurunkan resiko kanker dan penyakit-penyakit penuaan lainnya

Minyak paling sehat dimuka bumi
Halo semuanya,
Selama berabad-abad wanita dari daerah tropis telah menggunakan minyak kelapa untuk perawatan kulit, bibir, sebagai lotion maupun sabun, juga sebagai perawatan rambut, dan lain-lainnya untuk perawatan kesehatan dan perawatan badannya. Terimakasih kepada dunia riset modern sekarang yang telah membuktikan kepercayaan nenek moyang yang telah terbuktikan tanpa keraguan. Sebab virgin coconut oil mempunyai tekstur yang natural, berasal dari tumbuhan dan bebas dari pestisida serta bahan-bahan kimia dan kontaminan lainnya.

Minyak kelapa adalah minyak tersehat di bumi ini, kata Dr. Bruce Fife, doktor naturopatik dan pengarang buku dari The Healing Miracles of Coconut Oil

Riset modern kembali menoleh kepada kesimpulan yang salah bahwa minyak kelapa menaikkan kolesterol, namun kenyataannya malahan para dokter menggunakannya dalam mengatasi berbagai keluhan. Secara studi klinis di Amerika telah menunjukkan bahwa minyak kelapa mempunyai anti mikrobia dan anti viral, dan digunakan untuk pengobatan pasien-pasien AIDS. Studi yang berhubungan adalah di Filipina tahun 2009 yang lalu menunjukkan menurunnya virus dalam tubuh para pasien AIDS.

Praduga yang salah sebelumnya tentang pengaruh jahat dari kandungan minyak jenuhnya, sekarang minyak kelapa dengan kandungan minyak jenuh yang unik malahan dapat mencegah penyakit jantung, stroke, dan pengerasan pembuluh arteri.

Minyak jenuh yang terkandung di minyak kelapa tidak seperti lemak yang terdapat pada daging atau minyak-minyak sayur lainnya. Dia itu identik dengan lemak yang terkandung dalam ASI (air susu ibu) yang sudah dikenal dapat memperbaiki pencernaan, menguatkan sistem imunitas, melawan serangan berbagai infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur.

Lemak ini, yang diperoleh dari minyak kelapa, sekarang secara rutin dipergunakan menu di rumah sakit dan formula makanan bayi. Juga dipergunakan dalam minuman untuk olah raga untuk meningkatkan energi dan ketahanan dari para atlit.

Virgin Coconut Oil adalah produk yang dapat langsung dikatakan nutrisi sebab kemampuannya untuk membantu sejumlah masalah-masalah kesehatan - yang secara riset telah terbukti positif bermanfaat.

Demikianlah kata Jon J. Kabara, Ph.D (Professor Emeritus, Michigan State University) tentang manfaat asam laurat (yang terkandung dalam virgin coconut oil).

" Tidak pernah dalam sejarah sebelumnya bahwa sebegitu pentingnya ternyata pengembangan atas manfaat asam laurat ini. Lemah rantai sedang dalam minyak kelapa mirip kandungan dalam ASI yang terbukti nutrisi yang bermanfaat. "

Minyak kelapa telah dipergunakan secara luas di Asia dan Pasifik selama berabad abad lalu sebagai makanan dan obat-obatan. Bahkan sekarang mendapatkan perhatian istimewa dari pengobatan Ayurvedic di India. Hanya riset dunia modern telah menerima banyak manfaat yang secara tradisional telah melekat pada minyak kelapa ini.

Fakta menakjubkan lainnya tentang minyak kelapa ini adalah bahkan melalui lemak, kenyataannya mengatasi berat badan (obesitas / kegemukan)!!! Alasan ini lagi karena lemak-lemak jenuh rantai sedang tadi. Lemak-lemak jenuh ini tidak beredar dalam aliran darah seperti lemak-lemak lain, melainkan langsung dikirim ke hati dimana langsung dirubah menjadi energi, seperti karbohidrat. Sehingga badan menggunakan lemak itu sebagai penghasil tenaga, bila dibandingkan lemak lain yang tersimpan sebagai timbunan lemak dalam tubuh.

Virgin
Coconut Oil
Minyak paling sehat di muka bumi

Muara dari semua solusi atas semua masalah kesehatan
" Penemuan baru medis menampilkan makanan super ini sebagai rantai yang hilang yang menjamin menghentikan stroke dan serangan jantung, mencegah pengerasan pembunuh arteri, mengontrol gula darah dari penyakit diabetes, menurunkan kadar kolesterol, membalikkan penuaan dan memperbaiki keseluruhan kesehatan Anda dalam hitungan hari dan membuat anda MERASA MUDA KEMBALI, SEHAT, BERSEMANGAT DAN PERCAYA DIRI sepanjang hari, setiap hari "

Laura VCO adalah makanan alami dengan kandungan asam laurat 3 kali lebih banyak dari yang dikandung di ASI (air susu ibu). Keyakinan secara tradisi mengatakan bahwa ASI adalah penambah daya imunitas bagi bayi, dan secara ilmu pengetahuan asam laurat dibutuhkan oleh tubuh manusia, sayangnya tidak dapat diproduksi selain dari ASI.

Keajaiban Asam Laurat


Periset sekarang menemukan bahwa Virgin Coconut Oil dapat mencukupi kebutuhan asam laurat untuk menaikkan sistem imunitas kita, pikirkanlah sungguh membawa manfaat untuk Anda.

Juga para periset modern telah mengetahui tidak hanya minyak jenuh seperti di Virgin Coconut Oil yang unik ini memiliki struktur istimewa sebab asam laurat dan asam-asam lemak jenuh rantai sedang strukturnya mendekati ASI.

Kedekatan dengan ASI inilah yang membuat Virgin Coconut Oil sebagai sebuah penemuan yang menakjubkan!!! Periset-periset tadi berkomentar inilah mungkin minyak paling sehat dimuka bumi!!! ASI secara ilmu pengetahuan telah terbukti sebagai peningkat daya tahan terbaik untuk bayi menyusui.

Bayangkan apa yang tubuh manusia mendapatkan manfaat dari Virgin Coconut Oil ini, dimana kandungan asam laurat dan asam-asam lemak jenuh rantai sedang dalam Laura Virgin Coconut Oil adalah 3 kali lipat lebih banyak dari pada ASI.




Virgin Coconut Oil
Virgin coconut oil
mengandung
asam laurat


Lauric Acid
asam laurat
merangsang kerja
kelenjar Tyroid


Thyroid Gland
Kelenjar Tyroid ini
menghasilkan
hormon tyroxine


Thyroxine
hormon tyroxine ini
merubah


LDL (Low Density Lipoproteins)
Kolesterol Jahat
Kolesterol jahat
menjadi


1. Anti-Aging Prohormones
2. Pregnenolones
3. Dihydroepiandrosterone ( DHEA )
4. Progesterone
4 macam zat berbeda
yang sangat
bermanfaat
untuk kesehatan
kita

Asam Laurat merangsang kelenjar Tyuroid untuk memproduksi hormon Thyroxine, hormon ini kemudian memecah LDL atau kolesterol jahat menjadi 4 macam hormon yang dikenal dengan :

1 Prohormone
Prohormones digunakan terutama oleh atlet yang ingin meningkatkan ukuran, kekuatan, daya tahan, mengurangi waktu pemulihan atau menambah massa otot. Mereka yang paling sering digunakan untuk meningkatkan massa otot atau mengurangi lemak tubuh. Untuk meningkatkan prestasi para atlit juga menggunakan prohormone sebagai pengganti doping dengan obat-obatan..
Penggunaan prohormones telah menjadi populer di kalangan binaragawan, karena bisa efek serupa (meskipun biasanya lebih sedikit drastis) kepada mereka dicapai melalui penggunaan anabolic steroid sintetik, termasuk keuntungan dalam kekuatan otot dan hipertrofi. Saat ini ada banyak perusahaan farmasi memproduksi prohormone untuk tujuan ini
2 Pregnenolones
Pregnenolones juga disebut hormon seks, itu mirip dengan testosteron pada pria dan estrogen pada wanita. Tingkat pregnenolones menurun sejalan dengan usia kita, diperkirakan bahwa tingkat hormon menurun sebesar 1,5% hingga 2% per tahun.
Itulah alasan dengan laki-laki di atas 40, mereka secara bertahap akan mengalami libido sebagaimana menurunnya kadar testosteron mereka. Hal yang sama terjadi pada wanita, yang akan mengalami menopause ketika mereka berada di atas 50-an.
3 DHEA mempunyai 4 macam tugas yaitu :
a. Menghasilkan kolagen
b. Mengatur produksi Insulin
c. Anti Aging
d. Mencegah Kanker
Dengan cukup DHEA, meskipun bertambah usia kita, tubuh kita akan mengalami proses biologis kembali muda yang akan membuat kita terlihat lebih muda 5-10 tahun. Jika tingkat DHEA terlalu rendah dalam tubuh kita, resiko kanker semakin tinggi
4 Progesteron
Progesteron adalah C-21 steroid hormon yang terlibat dalam siklus menstruasi perempuan, kehamilan (mendukung kehamilan) dan kelahiran embrio manusia dan spesies lainnya. Progesteron juga disebut hormon progestogen, dan merupakan progestogen alami utama manusia.
Gadis-gadis muda memerlukan banyak estrogen (merangsang hormon) seperti menghasilkan sel telur, melumasi saluran reproduksi, dan memberikan perempuan semua tanda2 kewanitaan.
Dari pubertas masa anak-anak, ada peranan antara estrogen dan progesteron. Progesteron adalah di sisi lain dari estrogen.
Jumlah hormon ini diproduksi oleh tubuh dapat bervariasi dari bulan ke bulan dan tahun ke tahun tergantung pada banyak faktor termasuk stres, gizi dan olahraga.
Catatan :
Sebuah faktor besar tentang estrogen dan apa yang bisa disebut dominasi estrogen, adalah masuknya xenoestrogens ke lingkungan kita. Ini adalah kimia diproduksi item yang dapat meniru estrogen. Dalam mengukur besar mereka telah menyerbu persediaan makanan kami. Hal-hal seperti pestisida dan hormon pertumbuhan digunakan hewan di pertanian adalah contoh yang baik. Pernah heran mengapa gadis yang berkembang secara fisik dan seksual pada umur yang lebih muda? Itu xenoestrogens di tempat kerja - hasil samping dari "hidup yang lebih baik melalui kimia."
Sebagai seorang wanita melewati tahun melahirkan anak dalam hidupnya, jika estrogen progesteron menjadi dominan di atas, dapat terjadi malapetaka. Ini mungkin tercermin sebagai berbagai masalah termasuk :
* Aliran haid tidak teratur; kram
* Bloating, depresi, lekas marah
* Migrain sakit kepala, insomnia, epilepsi
* Keguguran; kemandulan inkontinensia; endometriosis
* Hot flashes, berkeringat di malam hari; kekeringan vagina
* Hipoglikemia (kadar gula darah menurun); sindrom kelelahan kronis; infeksi jamur
* Hati palpitasi dan gangguan kardiovaskuler lainnya
* Awal keropos tulang pra-menopause, osteoporosis luar
Banyak wanita tidak mengalami hal-hal ini sampai mereka lebih dekat dengan menopause atau lintas batas itu. Sesampai di sana, jumlah produksi estrogen dan progesteron turun secara signifikan produksi hampir berhenti. Pergeseran dalam keseimbangan antara dua hormon mengakibatkan gejala menopause yang tidak menyenangkan banyak pengalaman perempuan, seperti banyak item yang tercantum di atas.
Alam progesteron sangat efektif untuk mengobati semua masalah yang tercantum di sini - termasuk OSTEOPOROSIS. Itu benar, telah terbukti bahwa asupan progesteron alami membalikkan osteoporosis dengan meningkatkan massa tulang.

Sunday, 26 September 2010

The Wonders of Coconut Oil

Dr. Bruce Fife
September 10, 2008
If I asked you which dietary oil provides the widest range of health benefits, what would be your answer? What oil can help protect you from heart disease, improve your digestion, increase your energy level, strengthen your immune system, and enhance your over all health? If I told you the answer is coconut oil, would you be surprised? Most people are.

Once mistakenly believed to be bad for the heart because of its saturated fat content, coconut oil is now known to contain a unique form of saturated fat that actually helps prevent heart attacks, stroke, and hardening of the arteries as well as provide many other health benefits.

Losing Weight with Hypothyroidism

By Mary Shomon, About.com Guide
Updated February 01, 2008

About.com Health's Disease and Condition content is reviewed by our Medical Review Board

(Continued from Page 2)

And ultimately, if your adrenal glands are stronger than your pancreas, this can potentially lead to diabetes. If your pancreas is the stronger organ, which is more common, then you get fatigue, lowered body temperature, and low blood sugar (hypoglycemia).

All these factors mean that insulin resistance is probably even more of a factor for overweight people with hypothyroidism than for the general population.

How to Lose Weight and Fight Insulin Resistance

Weight loss is the most important method of eliminating insulin resistance. So it's one of those chicken and egg situations. The less you weigh, the less insulin resistant you will be. But insulin resistance makes it difficult to lose weight.

Is Coconut Oil Really a Thyroid Cure?

A Holistic Physician Looks at the Question
From Dr. Ken Woliner
Updated July 30, 2003

About.com Health's Disease and Condition content is reviewed by our Medical Review Board

Jul 30 2003
A note from Mary Shomon: The May 20, 2003 issue of the weekly newsstand publication, Woman’s World, featured a cover story “The New Thyroid Cure.” Since that article hit the newsstand about ten days ago, I’ve been inundated with emails from people who want to know if what the article seems to claim is true: Can coconut oil "cure" your hypothyroidism and ensure rapid weight loss? I asked holistic physician Dr. Ken Woliner to respond to this question for us.

Please note: Dr. Woliner has no financial relationship to any companies that sell coconut oil, and reports no conflicts of interest with the coconut oil industry, or with any other vitamin or pharmaceutical company.

by Ken Woliner, MD, ABFP

In their May 20th, 2003 issue (actually distributed around May 10th), Woman’s World published a cover story, “The new thyroid cure” describing how a low carbohydrate/high protein diet and coconut oil could cure thyroid disease. Though I have not been able to directly interview the authors or their sources, I have done my best to make a reasonable assessment of the validity and reliability of this article. My opinion is based upon my review of this article, information available on Tropical Traditions (one major supplier of coconut oil), independent research published in peer-reviewed medical journals, and my own personal medical school training and clinical experience. For simplicity’s sake, it is perhaps best to split my comments into two: a discussion of the article itself and a balanced discussion regarding coconut oil and its relation to thyroid disease and weight loss.

Is Coconut Oil Really a Thyroid Cure? Page 2

Is Coconut Oil Really a Thyroid Cure?
From Dr. Ken Woliner
Updated July 30, 2003

About.com Health's Disease and Condition content is reviewed by our Medical Review Board

(Continued from Page 1)

Dr. Donald Layman, Ph.D., is a professor of nutrition at the University of Illinois. He quotes that dieters receiving only 15% of their calories from protein have lower thyroid hormone levels but does not pay attention to the fact that they also have lower levels of thyroid binding globulin. He did not measure "Free T3" nor "Thyroid Binding Globulin". (See Understanding Thyroid Lab Tests) Dr. Layman's article was in reference to different diets and weight loss, and the data regarding thyroid hormone levels was reported only as an incidental finding. Somehow, the writers at Woman's World heard about this "incidental finding" in this article and interviewed him. Dr. Layman realized that they were misinterpretting his data and said to them, "Any extrapolation of our data to thyroid would be inappropriate." He did not intend to link Tyrosine (as quoted), nor weight loss diets (which he studied) with the ability to regulate thyroid function. (Layman DK, et al. "A reduced ratio of dietary carbohydrate to protein improves body composition and blood lipid profiles during weight loss in adult women." J Nutr 2003; 133:411-417)

Is Coconut Oil Really a Thyroid Cure? Page 3

And Can it Help You Lose Weight?
From Dr. Ken Woliner
Updated July 30, 2003

About.com Health's Disease and Condition content is reviewed by our Medical Medical Review Board

(Continued from page 2)

Does coconut oil cure thyroid disease and lead to weight loss?

No one therapy has the potential to cure all thyroid disease because there are many different causes of hypothyroidism. Deficiencies of minerals such as selenium, zinc, and iodine are common (iodine less so since the fortification of salt with iodine). A relative deficiency of tyrosine caused by low iron, tetrahydrobiopterin, or NAD inhibiting its conversion from phenylalanine is another cause. A patient could be exposed to the toxicity of heavy metals such as cadmium and mercury; fatty acids such as oleic acid and trans fats; stress; infections; autoimmune disease; radiation; and trauma (thyroid surgery, other surgeries in the neck, whiplash during a motor vehicle accident). Other causes include imbalances of other endocrine glands and the hormones they produce such as estrogens, progesterone, testosterone, DHEA, cortisol, insulin, TRH (hypothalamic hypothyroidism), TSH (pituitary hypothyroidism)), and the thyroid itself (benign adenoma or cancer squeezing out healthy thyroid, status post thyroid surgery, radioactive ablation).

The Woman’s World Article Recapped

The New Thyroid Cure - - May 20, 2003
From Dr. Ken Woliner
Updated July 30, 2003

About.com Health's Disease and Condition content is reviewed by our Medical Review Board

(Continued from Page 3)

The article’s cover says, under the title "The New Thyroid Cure," that there are "2 miracle foods that will: restart your sluggish thyroid, make your body melt unwanted fat, and triple your energy!”

The first miracle food they claim will help lose weight is protein in general. Here, they cite Cristina Saralegui’s weight loss, after switching to a diet the limited the amount of starchy simple carbohydrates, with more emphasis on lean proteins (like fish).

Second, they claim that "regular consumption of coconut oil effectively reverses hypothyroid problems, compensating for a slowed metabolism and other system failures as it stimulates the production of more and more thyroid hormone." They quote a few women who claimed that weight just "melted off" when they added large amounts of coconut oil to their diet.

Reprinted with permission. Article originally published online.

Prev 1 2 3 4Next

Coconut Oil : A New Weapon Against AIDS

According to the World Health Organization, in 2004 some 4.9 million people worldwide became infected with human immunodeficiency virus (HIV), which causes AIDS. Last year the total number of people with HIV rose to reach its highest level ever. An estimated 39.4 million people are currently living with the virus. In the U.S. 40,000 new cases are reported each year.

The problem with treating HIV: unlike antibiotics that kill bacteria, antiviral drugs can only reduce the severity of infections; they do not eliminate them completely. To date, no drugs have been developed that can effectively eradicate viruses and cure the illnesses they cause.

HIV attacks and weakens the immune system. As the efficiency of the immune system decreases, other viruses as well as bacteria and fungi are able to take hold and infect the body. These secondary infections are what cause most of the pain and discomfort and ultimately the death of AIDS victims. For this reason, HIV patients are given drug cocktails consisting of a mixture of antibiotics, antiviral and antifungal agents. Anti-cancer drugs are usually included in the mix because the weakened immune system often allows cancer to develop. Adverse reactions and toxic side effects often result.

Over the years medical science has made great strides in AIDS treatment. With the proper treatment and lifestyle choices, life expectancy for HIV infected individuals has increased. Antiretroviral drugs are able to slow down the progression of the disease. But for the vast majority of HIV infected people drug therapy is not a viable option. The cost to control the virus using standard HIV medications for one person can easily amount to over $15,000 US a year. This is far beyond the ability of most of those infected to pay.